Panduan Kita

Cara merawat anggrek agar rajin berbunga

Anggrek bulan susah berbunga lagi setelah bunga pertama rontok. Kuncinya ada di cahaya, cara siram, dan suhu malam - bukan pupuk mahal.

Oleh Adit Nugroho 9 menit baca
Cara merawat anggrek agar rajin berbunga
(CC0 1.0) via rawpixel

Anggrek bulan sering dibeli saat sedang mekar penuh di toko, dibawa pulang dengan bunga cantik yang bertahan berminggu-minggu, lalu bunganya rontok satu per satu dan tanaman itu tidak pernah berbunga lagi. Banyak orang menyimpulkan mereka “tidak berbakat” merawat anggrek. Padahal masalahnya hampir selalu bukan bakat, melainkan tiga hal teknis yang mudah diperbaiki begitu kamu tahu.

Kabar baiknya: anggrek bulan (Phalaenopsis) justru termasuk anggrek yang paling ramah pemula. Ia tahan banting, tidak butuh perawatan tiap hari, dan mau berbunga ulang kalau kebutuhan dasarnya terpenuhi. Kabar jujurnya: tidak ada trik yang menjamin bunga pasti muncul di tanggal tertentu. Yang bisa kamu lakukan adalah menciptakan kondisi yang membuat peluang berbunga jauh lebih besar, lalu bersabar. Artikel ini fokus ke sana.

Tiga hal yang paling menentukan anggrek berbunga

Kalau kamu hanya punya waktu untuk mengingat satu hal, ingat ini: anggrek yang sehat belum tentu anggrek yang berbunga. Tanaman bisa punya daun tebal mengilap dan akar gemuk, tapi tetap menolak mengeluarkan tangkai bunga karena satu atau lebih pemicunya belum terpenuhi.

Ada tiga faktor yang paling sering menentukan:

  1. Cahaya. Ini penyebab nomor satu anggrek sehat yang tak mau berbunga. Cahaya adalah bahan bakar; tanpa cukup cahaya, tanaman memilih sekadar bertahan hidup, bukan berbunga.
  2. Air dan akar. Menyiram terlalu banyak membunuh lebih banyak anggrek daripada lupa menyiram. Akar yang busuk tidak bisa mengangkut makanan, dan tanaman yang akarnya bermasalah tidak akan berbunga.
  3. Selisih suhu malam. Inilah pemicu yang paling sering terlewat. Phalaenopsis butuh malam yang lebih sejuk daripada siang selama beberapa minggu untuk diberi sinyal membentuk tangkai.

Pupuk, pot, dan kelembapan tetap penting, tapi ketiganya sifatnya pendukung. Kalau anggrekmu subur tapi tak kunjung berbunga, jawabannya hampir pasti ada di antara tiga faktor di atas, dan paling sering di nomor satu dan nomor tiga. Sisa artikel ini membahas masing-masing secara berurutan supaya kamu bisa mengecek satu per satu mana yang belum beres di rumahmu.

Cahaya: penyebab tersembunyi anggrek enggan berbunga

Anggrek bulan menyukai cahaya terang tapi tidak suka sinar matahari langsung yang menyengat. Di alam, ia hidup menempel di batang pohon di bawah kanopi, jadi ia terbiasa dengan cahaya yang disaring dedaunan. Di rumah, tempat terbaik biasanya dekat jendela yang menghadap timur, tempat matahari pagi masuk lembut sebelum tengah hari. Jendela menghadap barat atau selatan bisa dipakai asalkan diberi korden tipis supaya sinar tengah hari yang keras tidak langsung membakar daun.

Cara termudah membaca kebutuhan cahaya adalah lewat warna daun. Daun yang berwarna hijau segar agak terang menandakan cahaya sudah pas. Daun yang hijau tua gelap, mirip warna daun bayam, justru pertanda buruk untuk yang ingin bunga: tanaman memang terlihat subur, tapi warna gelap itu tanda ia kekurangan cahaya dan menumpuk klorofil ekstra untuk mengompensasi. Anggrek seperti ini sering tumbuh daun terus tapi tak pernah berbunga. Sebaliknya, daun yang menguning atau muncul semburat kemerahan berarti cahaya terlalu keras dan perlu digeser sedikit menjauh.

Kalau rumahmu cenderung gelap, pindahkan anggrek ke titik paling terang yang kamu punya, atau tambahkan lampu tumbuh sederhana. Perubahan warna daun tidak terjadi dalam semalam; beri waktu beberapa minggu sambil mengamati. Memperbaiki cahaya adalah langkah tunggal yang paling sering mengubah anggrek yang ogah berbunga menjadi mau mengeluarkan tangkai.

Menyiram anggrek tanpa membuat akar busuk

Kesalahan paling umum pemula bukan lupa menyiram, melainkan menyiram terlalu sering. Akar anggrek bulan butuh udara sama seperti butuh air. Kalau media terus-menerus basah, akar kehabisan oksigen, membusuk, dan tanaman perlahan mati dari bawah tanpa gejala yang jelas di awal.

Cara menyiram yang benar sebenarnya sederhana: bawa pot ke wastafel atau kamar mandi, guyur medianya pelan-pelan sampai air mengalir keluar dari lubang-lubang bawah, biarkan meniris tuntas beberapa menit, lalu kembalikan ke tempatnya. Yang tidak boleh dilakukan adalah membiarkan pot berendam di piring berisi air. Genangan di dasar pot adalah jalan tercepat menuju akar busuk.

Soal frekuensi, patokan kasarnya sekali seminggu, tapi jangan menyiram hanya karena “sudah waktunya”. Cek dulu. Kalau kamu memakai pot bening, warna akar memberi tahu banyak hal: akar hijau berarti masih cukup air, sedangkan akar yang berubah keperakan atau abu-abu berarti sudah kering dan siap disiram. Cuaca panas kering mempercepat, musim hujan yang lembap memperlambat.

Dua kebiasaan kecil yang menyelamatkan: siram di pagi hari supaya daun sempat kering sebelum malam, dan hindari air menggenang di celah tengah tempat daun-daun bertemu, karena genangan di situ memicu busuk pucuk yang bisa mematikan. Terakhir, abaikan mitos tiga es batu; air suhu ruang yang mengguyur tuntas jauh lebih meniru hujan alami dan tidak mengejutkan akar dengan dingin mendadak.

Media dan pot: anggrek bukan tanaman tanah

Cara tercepat membunuh anggrek bulan adalah menanamnya di tanah pot biasa seperti tanaman hias lain. Akar epifitnya akan tercekik, tidak dapat udara, lalu membusuk. Anggrek justru ditanam di media kasar dan berongga yang menahan sedikit kelembapan sambil membiarkan akar bernapas.

Pilihan media yang umum adalah kulit pinus, arang kayu, akar pakis, dan moss. Kalau ingin hemat, arang batok kelapa atau sabut kelapa kasar yang sudah dicuci bersih bisa jadi alternatif murah yang mudah ditemukan. Yang penting medianya tidak terlalu halus sampai memadat dan menahan air berlebihan. Moss menahan air paling lama, jadi kalau memakainya, kurangi frekuensi siram supaya tidak kelewat basah.

Untuk pot, pilih yang berlubang banyak. Pot bening punya keunggulan ekstra: kamu bisa memantau warna akar dan kondisi media dari luar, dan akar anggrek yang mengandung klorofil pun ikut mendapat sedikit cahaya. Kalau ingin tampilan lebih rapi atau memanfaatkan barang di rumah, kamu bisa membaca ide di cara membuat pot tanaman dari barang bekas, asalkan pot akhirnya tetap punya cukup lubang drainase.

Ganti media setiap satu sampai dua tahun, atau begitu media lama hancur menjadi remah halus yang menahan air terlalu lama. Saat mengganti, keluarkan tanaman hati-hati, buang akar yang cokelat dan lembek, dan sisakan akar keras berwarna terang. Jangan pernah repotting saat anggrek sedang berbunga atau berkuncup, karena stres pindah rumah bisa membuatnya menggugurkan bunga.

Pupuk dan cara memancing tangkai bunga

Anggrek termasuk pemakan hemat. Prinsip yang dipegang penghobi adalah sedikit tapi sering: beri pupuk dalam dosis encer secara rutin, bukan sekali banyak. Larutkan pupuk daun seimbang kira-kira seperempat dari dosis anjuran di kemasan, lalu berikan sekali seminggu saat menyiram. Merek yang gampang ditemukan di Indonesia termasuk Gandasil, Growmore, dan Hyponex; semuanya bekerja baik asalkan diencerkan.

Untuk mendorong pembungaan, banyak penghobi mengganti sementara ke pupuk dengan kandungan fosfor lebih tinggi, seperti Gandasil B atau Growmore Bloom, selama beberapa minggu menjelang musim tanaman biasanya berbunga. Fosfor sering dikaitkan dengan pembentukan bunga. Kalau tidak ingin membeli dua jenis, pupuk NPK seimbang yang diencerkan sangat tipis pun sudah cukup untuk perawatan harian.

Ada beberapa jebakan yang perlu dihindari. Pertama, jangan berpikir makin banyak makin cepat berbunga. Pupuk terlalu pekat justru membakar ujung akar dan daun, dan tanaman yang terluka malah berhenti berkembang. Kedua, selalu beri pupuk pada media yang sudah lembap, bukan yang kering kerontang, supaya akar tidak kaget oleh larutan pekat. Ketiga, sesekali siram dengan air biasa tanpa pupuk untuk membilas garam pupuk yang menumpuk di media; tumpukan garam yang dibiarkan bisa merusak akar dalam jangka panjang.

Ingat, pupuk hanya melengkapi. Tanpa cahaya cukup dan selisih suhu malam, pupuk bloom termahal pun tidak akan memaksa anggrek berbunga.

Selisih suhu malam, kunci yang sering hilang

Inilah bagian yang paling jarang dibahas padahal sering menjadi penentu. Phalaenopsis di alam mendapat sinyal untuk membentuk tangkai bunga ketika suhu malam turun cukup jauh di bawah suhu siang. Secara umum, selisih sekitar lima sampai delapan derajat selama beberapa minggu membantu memicu munculnya tangkai baru. Tanpa selisih ini, tanaman bisa terus sehat dan bertumbuh daun tapi merasa belum waktunya berbunga.

Fakta ini menjelaskan pola yang sering dilihat penghobi: anggrek di dataran tinggi yang berhawa sejuk, seperti kawasan sekitar Bandung, Malang, atau Puncak, cenderung lebih rajin berbunga dibanding anggrek di kota dataran rendah yang panas hampir sepanjang waktu. Bukan karena pemiliknya lebih jago, tapi karena alamnya memberi selisih suhu malam secara gratis.

Kalau kamu tinggal di dataran rendah, kamu masih bisa membantu. Cari titik yang malamnya terasa lebih adem: dekat jendela yang dibuka pada malam hari, teras teduh dengan aliran udara, atau ruangan yang suhunya turun di malam karena AC. Sebagian orang memindahkan anggrek ke luar di bawah naungan pada periode yang malamnya lebih dingin, lalu memasukkannya lagi. Cukup pastikan tetap ada cahaya terang di siang hari.

Yang perlu ditekankan: ini bukan tombol ajaib. Pembentukan tangkai bisa memakan waktu berminggu-minggu sampai berbulan-bulan, dan tetap tidak ada jaminan. Tapi bagi banyak orang, memberi selisih suhu malam adalah potongan puzzle terakhir yang selama ini hilang.

Setelah bunga rontok dan menjaga dari hama

Ketika bunga terakhir akhirnya gugur, jangan buru-buru memotong tangkainya sampai habis. Pada anggrek bulan, tangkai yang masih hijau kadang bisa mengeluarkan cabang baru. Kamu bisa memotong sedikit di atas salah satu ruas (buku) bawah yang masih segar dengan gunting yang sudah dilap alkohol; dari situ ada peluang tumbuh tangkai cabang yang membawa bunga lagi dalam beberapa minggu. Namun kalau tangkai sudah menguning, cokelat, dan kering, potong saja sampai pangkal supaya energi tanaman dialihkan untuk menumbuhkan tangkai baru yang lebih kuat.

Selama fase istirahat, lanjutkan perawatan seperti biasa: cahaya cukup, siraman benar, dan pupuk ringan. Di sinilah kesabaran diuji, karena tanaman mengumpulkan tenaga sebelum siklus berikutnya.

Sambil merawat, biasakan memeriksa hama sejak dini. Yang paling sering muncul adalah kutu putih yang terlihat seperti gumpalan kapas kecil di ketiak daun, serta tungau yang membuat daun berbintik pucat. Untuk kutu putih, usap dengan cotton bud yang dicelup alkohol, atau semprot larutan sabun cuci piring yang sangat encer lalu bilas keesokan harinya. Sirkulasi udara yang baik dan daun yang sesekali dilap bersih mencegah sebagian besar masalah hama sebelum membesar.

Merawat anggrek pada akhirnya adalah soal membaca tanamanmu dan sabar mengulang rutinitas kecil yang benar. Kalau kamu ingin tanaman lain yang juga cocok untuk pemula dan lebih tahan lupa siram, lihat panduan cara merawat kaktus dan sukulen. Dan ingat, tak ada yang langsung jago; kemampuan membaca kebutuhan tanaman datang seiring waktu dan percobaan.

Langkah-langkahnya

  1. Kenali jenis anggrekmu dan sifat dasarnya

    Kebanyakan anggrek yang dijual di toko dan pameran adalah anggrek bulan (Phalaenopsis), dan panduan ini paling pas untuk jenis itu. Anggrek bulan adalah tanaman epifit: di alam ia menempel di batang pohon, bukan di tanah, sehingga akarnya butuh udara dan tidak suka tergenang. Cek label atau tanya penjual jenisnya. Jenis lain seperti Dendrobium dan Vanda butuh cahaya lebih tinggi dan punya siklus berbunga berbeda. Perhatikan juga akar udara yang menjulur keluar pot; itu normal, jangan dipotong atau dipaksa masuk. Memahami bahwa anggrekmu tanaman menempel, bukan tanaman pot biasa, akan mengubah cara kamu menyiram dan memilih media nanti.

  2. Tempatkan di cahaya terang tanpa sinar langsung

    Kurang cahaya adalah alasan nomor satu anggrek sehat tapi tak mau berbunga. Letakkan di dekat jendela yang terang, idealnya menghadap timur supaya kena matahari pagi yang lembut, dan hindari sinar tengah hari yang bisa membakar daun. Patokan mudah lewat warna daun: hijau segar agak terang berarti cahaya pas; hijau tua gelap seperti daun bayam berarti cahaya kurang dan biasanya inilah penyebab tak ada bunga; daun kekuningan atau bersemburat merah berarti cahaya terlalu keras. Kalau rumahmu gelap, geser anggrek ke titik paling terang atau dekat jendela berkorden tipis. Cahaya cukup memberi energi yang dibutuhkan tanaman untuk membentuk tangkai bunga.

  3. Siram dengan cara mengguyur, bukan sedikit-sedikit

    Bawa pot ke wastafel, guyur media pelan sampai air mengalir keluar dari lubang bawah, biarkan meniris tuntas, lalu kembalikan ke tempatnya. Jangan pernah membiarkan pot berendam di piring berisi air karena akar akan cepat busuk, dan inilah penyebab kematian anggrek paling umum. Umumnya sekali seminggu sudah cukup, tapi jangan patok hari; cek dulu. Akar berwarna hijau berarti masih cukup air, akar keperakan atau abu-abu berarti sudah kering dan waktunya disiram. Siram pagi hari supaya daun kering sebelum malam. Hindari air menggenang di celah tengah antar-daun karena bisa memicu busuk pucuk. Lupakan mitos tiga es batu; air suhu ruang jauh lebih aman.

  4. Pilih media kasar dan pot berlubang, ganti berkala

    Anggrek bulan tidak ditanam di tanah, melainkan di media kasar berongga seperti kulit pinus, arang, pakis, atau moss. Media ini menahan sedikit air sambil membiarkan akar bernapas. Alternatif murah: arang batok kelapa atau sabut kelapa kasar yang sudah dicuci bersih. Pakai pot bening berlubang banyak supaya kamu bisa memantau warna akar dan cahaya ikut masuk ke akar. Ganti media setiap satu sampai dua tahun, atau saat media sudah hancur menjadi remah halus yang menahan air terlalu lama. Saat mengganti, buang akar yang cokelat lembek dan sisakan akar keras berwarna terang. Jangan repotting saat sedang berbunga; tunggu bunga rontok supaya tanaman tidak stres dan menggugurkan kuncup.

  5. Beri pupuk encer, geser ke tinggi fosfor untuk memancing bunga

    Anggrek makan sedikit tapi rutin. Pakai pupuk daun seimbang yang dilarutkan sangat encer, kira-kira seperempat dosis anjuran di kemasan, sekali seminggu saat menyiram. Prinsipnya sedikit tapi sering. Merek yang mudah ditemukan di Indonesia antara lain Gandasil, Growmore, dan Hyponex. Saat kamu ingin memancing tangkai bunga, geser sementara ke pupuk tinggi fosfor seperti Gandasil B atau Growmore Bloom selama beberapa minggu. Alternatif murah: pupuk NPK seimbang yang diencerkan sangat tipis. Jangan berlebihan karena pupuk terlalu pekat justru membakar ujung akar dan daun. Sesekali siram dengan air biasa tanpa pupuk untuk membilas sisa garam pupuk yang menumpuk. Selalu pupuk pada media yang lembap, bukan yang kering kerontang.

  6. Ciptakan selisih suhu siang-malam

    Ini pemicu yang paling sering terlupakan. Phalaenopsis biasanya membentuk tangkai bunga baru setelah beberapa minggu dengan malam yang lebih sejuk daripada siang, selisih sekitar lima sampai delapan derajat. Itulah kenapa anggrek di dataran tinggi yang sejuk seperti kawasan Bandung, Malang, atau Puncak cenderung lebih rajin berbunga. Di dataran rendah yang panas sepanjang hari, kamu bisa membantu dengan meletakkan anggrek di tempat yang malamnya terasa lebih adem, misalnya dekat jendela yang dibuka malam hari atau ruangan ber-AC yang suhunya turun di malam. Kesabaran penting: pembentukan tangkai bisa makan waktu berminggu-minggu sampai berbulan-bulan. Tidak ada jaminan pasti berbunga, tapi selisih suhu ini sering menjadi kunci yang hilang.

  7. Rawat setelah berbunga dan pantau hama

    Setelah bunga terakhir rontok, jangan langsung buang tangkainya. Kalau tangkai masih hijau, kamu bisa memotong sedikit di atas ruas (buku) yang masih sehat; kadang muncul tangkai cabang baru dari situ. Kalau tangkai sudah cokelat dan kering, potong sampai pangkal pakai gunting yang sudah dilap alkohol. Selama fase istirahat, lanjutkan penyiraman dan pupuk ringan supaya tanaman memulihkan tenaga. Sambil merawat, pantau hama: kutu putih seperti kapas di ketiak daun, atau tungau yang membuat daun berbintik. Bersihkan kutu putih dengan cotton bud yang dicelup alkohol, atau semprot larutan sabun cuci piring encer lalu bilas. Daun yang dilap bersih dan sirkulasi udara yang baik mencegah sebagian besar masalah hama sejak awal.

Pertanyaan yang sering ditanya

Kenapa anggrekku sehat, daun hijau, tapi tidak mau berbunga?

Dua penyebab paling umum adalah cahaya kurang dan tidak ada selisih suhu malam. Anggrek bulan butuh cahaya terang tapi tidak langsung; kalau daunnya hijau tua gelap, kemungkinan besar tempatnya terlalu teduh untuk memicu bunga meski tanaman terlihat subur. Penyebab kedua adalah suhu yang stabil hangat sepanjang hari. Phalaenopsis biasanya perlu beberapa minggu dengan malam lebih sejuk untuk membentuk tangkai. Coba pindahkan ke tempat paling terang di rumah dan cari titik yang malamnya lebih adem. Perbaikan tidak instan; tangkai baru bisa butuh berminggu-minggu. Tidak ada jaminan, tapi memperbaiki dua hal ini paling sering membuahkan hasil.

Berapa sering anggrek bulan harus disiram?

Patokan kasarnya sekali seminggu, tapi jangan kaku pada jadwal; lebih baik cek dulu kondisi media dan akar. Kalau akar sudah keperakan atau abu-abu dan media terasa ringan serta kering, saatnya menyiram; kalau akar masih hijau dan media lembap, tunggu dulu. Cuaca panas dan kering membuat anggrek lebih cepat haus, sedangkan musim hujan yang lembap memperlambatnya. Media moss menahan air lebih lama daripada kulit pinus, jadi frekuensinya berbeda. Cara menyiram yang benar adalah mengguyur sampai tuntas lalu membiarkan meniris, bukan sedikit-sedikit tiap hari. Menyiram berlebihan jauh lebih berbahaya daripada telat menyiram.

Apakah anggrek bisa berbunga lagi dari tangkai yang sama?

Untuk anggrek bulan, sering bisa. Selama tangkai bekas berbunga masih hijau dan sehat, jangan buru-buru dipotong sampai pangkal. Kamu bisa memotong sedikit di atas salah satu ruas (buku) bawah yang masih segar; dari situ kadang tumbuh tangkai cabang yang membawa bunga baru dalam beberapa minggu. Namun kalau tangkai sudah menguning, cokelat, atau kering, potong saja sampai pangkal supaya tanaman memusatkan energi menumbuhkan tangkai baru dari pangkal. Perlu diingat, tangkai lama yang dipaksa berbunga ulang biasanya menghasilkan bunga lebih sedikit dan lebih kecil. Jenis lain seperti Dendrobium punya aturan berbeda, jadi sesuaikan dengan jenis anggrekmu.

Anggrek di dataran rendah yang panas apa bisa berbunga?

Bisa, tapi memang lebih menantang. Kendala utamanya adalah suhu malam yang tetap hangat sehingga anggrek kurang mendapat sinyal untuk membentuk tangkai. Kamu bisa membantu dengan menaruhnya di tempat yang malamnya terasa lebih sejuk, misalnya dekat jendela yang dibuka pada malam hari, teras yang teduh, atau ruangan yang ber-AC pada malam. Pastikan tetap ada cahaya terang di siang hari dan siraman yang benar. Sebagian orang memindahkan anggrek ke luar di bawah naungan saat musim yang malamnya lebih dingin. Hasilnya tidak dijamin dan butuh kesabaran, tapi banyak orang di dataran rendah tetap berhasil membuat anggreknya berbunga dengan penyesuaian ini.

Media apa yang paling bagus dan murah untuk anggrek?

Media yang bagus harus kasar dan berongga supaya akar bernapas dan air cepat meniris. Pilihan populer adalah kulit pinus, arang kayu, pakis, dan moss. Untuk versi murah dan mudah didapat, arang batok kelapa atau sabut kelapa kasar yang sudah dicuci bersih bekerja baik, asalkan tidak terlalu halus sampai memadat dan menahan air berlebih. Hindari menanam anggrek bulan di tanah pot biasa karena akarnya akan tercekik dan busuk. Kombinasi arang dengan potongan sabut kelapa sering jadi solusi hemat. Apa pun medianya, pakai pot berlubang banyak dan ganti media saat sudah hancur menjadi remah halus, biasanya setiap satu sampai dua tahun.

Kenapa kuncup bunga rontok sebelum sempat mekar?

Kuncup yang rontok sebelum mekar disebut bud blast, dan biasanya dipicu perubahan mendadak pada lingkungan. Penyebab umum: memindahkan anggrek ke tempat baru saat sedang berkuncup, perubahan suhu yang tajam, udara terlalu kering, kekurangan atau kelebihan air, serta asap dan gas dari dapur. Saat anggrek sedang membentuk kuncup, usahakan tidak sering memindahkannya dan jaga kondisi tetap stabil. Jaga kelembapan dengan meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan sedikit air, dengan dasar pot tidak menyentuh air, terutama di ruangan ber-AC yang kering. Hindari juga meletakkannya dekat kompor atau buah matang, karena gas etilen bisa membuat kuncup gugur.