Panduan Kita

Cara mengurus SIM yang hilang

SIM hilang tetap bisa diganti dengan SIM pengganti lewat Satpas. Ini syarat surat kehilangan, dokumen wajib, alur di Satpas, sampai cara amankan identitasmu.

Oleh Dewi Lestari 9 menit baca
Cara mengurus SIM yang hilang
(CC0 1.0) via rawpixel

Kamu baru sadar SIM tidak ada di dompet saat paling butuh, entah dihentikan petugas di jalan, mau sewa kendaraan, atau sekadar merapikan tas. Rasa panik itu wajar, karena SIM adalah bukti sah bahwa kamu berhak mengemudi, dan tanpa lembar itu kamu sulit membuktikan status saat ada pemeriksaan. Kabar baiknya, SIM yang hilang bisa diganti dengan SIM pengganti lewat Satpas, satuan kepolisian yang mengelola administrasi SIM di wilayahmu.

Yang perlu diluruskan sejak awal: mengurus SIM hilang tidak sama dengan perpanjangan biasa. Meski banyak urusan SIM kini bisa dimulai lewat aplikasi Digital Korlantas POLRI, penggantian karena hilang umumnya tetap menuntut kehadiran, sebab ada pengambilan foto dan verifikasi identitas yang tidak bisa digantikan aplikasi, ditambah surat kehilangan dari kepolisian. Panduan ini merapikan langkahnya dari awal, mulai dari mengamankan identitas, mengurus surat kehilangan, menyiapkan dokumen, sampai alur dan biaya yang realistis di Satpas.

Bedakan juga SIM hilang dengan SIM rusak. Kalau lembarmu patah, terkelupas, atau tak terbaca, kamu masih membawa fisiknya sebagai bukti, sehingga sebagian syarat bisa lebih ringan. Panduan ini fokus pada kasus SIM benar-benar hilang, yang biasanya membutuhkan surat kehilangan dari kepolisian. Prosesnya mirip, tapi berkas awalnya berbeda, jadi sampaikan dengan jelas ke petugas apakah SIM-mu hilang atau rusak supaya kamu diarahkan ke alur yang tepat.

Begitu sadar SIM hilang, amankan dulu identitasmu

Refleks kebanyakan orang adalah langsung berangkat ke Satpas untuk mengurus SIM baru. Padahal ada yang lebih mendesak, terutama kalau SIM hilang bersama dompet: mengamankan identitas dan uangmu. SIM sering lenyap satu paket dengan KTP, kartu ATM, dan kartu lain, dan kombinasi itu cukup untuk disalahgunakan orang lain.

Kalau dompetmu ikut raib, segera hubungi bank lewat aplikasi resmi atau kantor cabang untuk memblokir kartu ATM. Data di KTP, terutama NIK, bisa dipakai untuk mendaftar pinjaman online atau membuka akun atas namamu, jadi kecepatan bertindak di hari-hari pertama penting. Waspadai pula telepon atau pesan yang mengaku dari bank dan meminta kode OTP, karena pihak resmi tidak pernah memintanya lewat cara itu.

Setelah identitas aman, baru fokus ke penggantian dokumen. Catat semua yang hilang, mulai dari SIM, KTP, kartu BPJS, sampai STNK, supaya bisa diurus paralel dan tidak ada yang terlewat. Untuk SIM sendiri, ingat-ingat golongannya, apakah A untuk mobil, C untuk motor, atau golongan lain, dan nomor SIM kalau kamu sempat mencatatnya. Data kecil ini mempercepat pencarian di sistem nanti.

Terakhir, tuliskan kronologi hilangnya: kapan terakhir kamu memegang SIM dan di mana kira-kira lenyapnya. Catatan ini berguna saat membuat surat kehilangan di kantor polisi, dan membantumu tenang karena punya gambaran jelas soal kejadiannya. Kalau kamu masih menyimpan foto atau fotokopi SIM lama, siapkan juga karena sangat membantu petugas mencocokkan data, meski bukan syarat wajib.

Surat kehilangan dari polisi untuk SIM

Di sinilah SIM berbeda dari KTP. Untuk penggantian KTP, banyak daerah sekarang tidak lagi mewajibkan surat kehilangan. Untuk SIM, surat kehilangan atau tanda lapor dari kepolisian umumnya masih menjadi syarat penerbitan penggantinya. Jadi jangan lewati tahap ini kecuali Satpas tempat kamu mengurus secara jelas menyatakan tidak memerlukannya.

Untuk mengurusnya, datang ke Polsek atau Polres terdekat dan minta surat keterangan kehilangan. Bawa dokumen pendukung yang menunjukkan identitasmu, misalnya KTP dan fotokopi SIM lama kalau ada. Sampaikan kronologi singkat yang tadi kamu catat, ditambah data SIM seperti golongan dan, kalau kamu ingat, nomor SIM. Petugas akan membuatkan surat keterangan kehilangan yang biasanya berlaku untuk jangka waktu tertentu, sehingga jangan menunda ke Satpas setelah suratnya terbit.

Simpan surat asli baik-baik dan buat beberapa fotokopi cadangan, karena kamu akan menyerahkan satu salinan di Satpas dan mungkin butuh lagi untuk berkas lain. Kalau SIM hilang bersama dokumen lain seperti KTP atau STNK, satu kali kunjungan ke kantor polisi bisa sekaligus mencakup semua yang lenyap. Sebutkan semuanya ke petugas supaya tercatat dalam satu surat dan kamu tidak perlu bolak-balik hanya untuk menambah keterangan.

Cek dulu: SIM masih berlaku atau sudah habis

Sebelum berangkat, ada satu hal yang menentukan seluruh jalur pengurusan, yaitu status masa berlaku SIM lamamu. Kalau kamu masih ingat atau punya fotokopinya, lihat tanggal berlakunya. SIM yang hilang tapi masih berlaku bisa kamu ganti dengan SIM pengganti, yang umumnya mengikuti masa berlaku SIM lama, bukan otomatis diperpanjang.

Kalau masa berlaku SIM-mu sudah lewat, ceritanya berbeda. Umumnya kamu tidak bisa sekadar mengganti, melainkan harus membuat SIM baru dengan alur, syarat, dan biaya tersendiri. Untuk gambaran langkah dan persyaratannya, kamu bisa membaca panduan cara membuat SIM C baru. Sebaliknya, kalau SIM masih berlaku tapi tinggal sedikit waktu lagi menuju jatuh tempo, ada baiknya menimbang mengurus perpanjangan SIM sekalian, supaya kamu tidak dua kali datang dalam waktu berdekatan. Tanyakan ke Satpas mana yang lebih efisien untuk situasimu.

Perhatikan juga golongan SIM. Kalau kamu memegang lebih dari satu, misalnya SIM A dan SIM C, dan keduanya hilang, pastikan surat kehilangan dan formulir mencakup kedua golongan itu supaya tidak ada yang tertinggal. Di tahap ini, aplikasi Digital Korlantas POLRI bisa membantu mengecek layanan, lokasi Satpas, dan sebagian informasi. Namun fitur untuk kasus SIM hilang bisa berbeda dengan perpanjangan, jadi jangan berasumsi semua bisa dari rumah. Konfirmasikan lewat kanal resmi Satpas setempat sebelum datang supaya kamu tahu persis apa yang perlu disiapkan.

Dokumen dan alur di Satpas

Setibanya di Satpas, dokumen inti yang hampir selalu diminta ada tiga: KTP asli sesuai nama di SIM beserta fotokopinya, surat kehilangan dari kepolisian, dan fotokopi SIM lama kalau kamu masih menyimpannya. Kunci yang sering diabaikan adalah kecocokan nama. Nama di KTP harus sama dengan nama di SIM, karena sistem mencocokkan identitas pemilik.

Selain itu, sebagian Satpas meminta surat keterangan sehat dari dokter atau klinik, dan hasil tes psikologi yang kini sering menjadi syarat layanan SIM. Untuk penggantian karena hilang, praktik ini berbeda-beda: ada yang tetap memintanya, ada yang tidak. Karena itu, jangan berasumsi dan jangan pula terburu-buru membayar tes sebelum memastikan apakah memang diperlukan. Sebagian lokasi menyediakan layanan tes kesehatan dan psikologi di sekitar Satpas, jadi kalau memang diminta, kamu sering bisa mengurusnya sekalian di tempat.

Alur umumnya seperti ini:

  1. Ambil nomor antrean di loket pelayanan SIM dan sampaikan bahwa SIM-mu hilang.
  2. Kalau diminta, ikuti tes kesehatan dan tes psikologi lebih dulu untuk mendapatkan suratnya.
  3. Ambil dan isi formulir permohonan SIM pengganti sesuai data resmi.
  4. Serahkan berkas: KTP, surat kehilangan, fotokopi SIM lama, dan surat pendukung bila ada.
  5. Ikuti pengambilan foto dan verifikasi identitas oleh petugas.
  6. Bayar biaya penerbitan di loket resmi, lalu tunggu SIM pengganti dicetak dan diserahkan.

Perlu dicatat, penggantian SIM karena hilang biasanya diurus di Satpas induk, bukan lewat layanan cepat. SIM keliling umumnya hanya melayani perpanjangan, jadi untuk kasus ini kamu memang perlu ke kantor utamanya, meski tetap sebaiknya kamu cek layanan di wilayahmu. Tata letak dan urutan loket berbeda tiap Satpas, jadi ikuti papan petunjuk atau tanya petugas informasi begitu tiba. Datang lebih pagi sangat membantu karena antrean menumpuk menjelang siang.

Biaya dan lama proses yang realistis

Soal biaya, penerbitan SIM pengganti dikenai biaya resmi yang besarannya berbeda menurut golongan SIM. Kalau Satpas daerahmu meminta surat keterangan sehat dan tes psikologi, keduanya punya biaya tersendiri di luar biaya penerbitan. Karena besaran biaya-biaya ini berbeda antar daerah dan bisa berubah, panduan ini sengaja tidak mencantumkan angka pasti. Setiap kali kamu perlu nominal, ambil dari sumber resmi, yaitu loket Satpas saat berkas diproses atau kanal resmi kepolisian setempat, bukan dari kabar lama atau perkiraan orang.

Soal waktu, ini yang paling bervariasi. Kalau berkasmu lengkap sejak awal, surat kehilangan sudah di tangan, dan Satpas tidak terlalu ramai, sebagian orang bisa menyelesaikannya dalam satu hari. Tapi kalau kamu masih harus mengurus surat kehilangan lebih dulu, menjalani tes kesehatan dan psikologi, atau menghadapi antrean panjang, prosesnya bisa memakan waktu lebih lama. Rencanakan dengan longgar dan bawa semua berkas sekaligus supaya tidak perlu pulang hanya untuk mengambil satu dokumen yang tertinggal.

Selama mengurus, hindari godaan memakai calo yang menjanjikan SIM jadi lebih cepat dengan bayaran di luar jalur resmi. Selain berisiko dari sisi ketentuan, kamu juga menyerahkan data identitas ke tangan yang tidak jelas. Jalur resmi memang butuh kesabaran, tapi jauh lebih aman dan bebas dari masalah di kemudian hari. Kalau ada yang meminta pungutan di luar loket resmi, tolak saja dan tanyakan prosedur yang benar ke petugas informasi.

Yang sering bikin bolak-balik dan cara mencegahnya

Kebanyakan orang gagal di kunjungan pertama bukan karena prosesnya rumit, tapi karena satu berkas kurang atau salah asumsi. Beberapa penyebab yang paling sering:

  • Belum ada surat kehilangan dari kepolisian, padahal untuk SIM biasanya diperlukan. Urus dulu di Polsek atau Polres terdekat.
  • Nama di KTP dan SIM tidak cocok, misalnya karena ada perubahan data. Pastikan identitasmu konsisten sebelum berangkat.
  • Salah kantor atau salah layanan, seperti datang ke SIM keliling untuk penggantian karena hilang. Penggantian umumnya diurus di Satpas induk.
  • Kurang surat sehat atau tes psikologi di daerah yang mensyaratkannya. Cek dulu apakah diminta supaya bisa sekalian diurus.
  • SIM ternyata sudah habis masa berlaku, sehingga jalurnya bukan penggantian melainkan pembuatan baru. Konfirmasi status masa berlaku lebih dulu.

Cara mencegahnya sederhana: hubungi atau cek kanal resmi Satpas setempat sebelum berangkat, cocokkan nama di KTP dengan datamu, dan bawa map berisi semua berkas asli beserta fotokopinya. Lima menit bertanya di awal bisa menyelamatkan satu hari perjalanan yang berakhir ditolak di loket.

Mengurus SIM hilang polanya mirip dengan urusan dokumen lain: amankan identitas dulu, kumpulkan berkas, datang ke kanal resmi, lalu simpan bukti. Karena SIM sering lenyap bersama dompet, cara berpikir yang sama juga berlaku saat kamu mengurus KTP yang hilang, yaitu selamatkan identitas lebih dulu sebelum mengurus penggantiannya. Untuk panduan lain seputar dokumen dan layanan publik, kunjungi halaman kategori Administrasi di panduankita.

Langkah-langkahnya

  1. Amankan dulu identitas dan catat data SIM-mu

    SIM jarang hilang sendirian, biasanya satu paket dengan dompet berisi KTP dan kartu ATM. Sebelum mengurus penggantian, amankan dulu identitasmu: kalau dompet ikut raib, hubungi bank lewat aplikasi resmi atau kantor cabang untuk memblokir kartu, dan waspadai penyalahgunaan NIK untuk pinjaman online. Catat semua yang hilang, mulai dari SIM, KTP, sampai kartu lain, supaya bisa diurus paralel. Untuk SIM sendiri, ingat-ingat golongannya (A, C, atau lainnya) dan nomor SIM kalau kamu mencatatnya. Foto atau fotokopi SIM lama, kalau kamu punya, sangat membantu petugas mencocokkan data, meski itu bukan syarat wajib. Ingat juga kronologi hilangnya karena diperlukan saat membuat surat kehilangan.

  2. Urus surat kehilangan atau tanda lapor di kantor polisi

    Datang ke kantor polisi terdekat, Polsek atau Polres, untuk minta surat keterangan kehilangan atau tanda lapor. Untuk SIM, surat ini umumnya menjadi syarat penerbitan penggantinya. Bawa dokumen pendukung yang menunjukkan identitasmu, seperti KTP dan fotokopi SIM lama kalau ada. Sampaikan kronologi singkat: kapan dan di mana SIM hilang, plus golongan SIM-mu. Petugas akan membuatkan surat keterangan kehilangan yang biasanya berlaku untuk jangka waktu tertentu, jadi segera lanjutkan ke Satpas setelah suratnya terbit. Kalau SIM hilang bersama KTP atau STNK, sebutkan semuanya supaya tercatat dalam satu surat dan kamu tidak perlu bolak-balik. Simpan surat asli dan buat beberapa fotokopi cadangan.

  3. Cek masa berlaku SIM dan syarat Satpas setempat

    Sebelum berangkat, cek masa berlaku SIM lamamu kalau kamu ingat atau punya fotokopinya. Ini penting karena menentukan jalur: kalau SIM masih berlaku, kamu mengurus SIM pengganti yang umumnya mengikuti masa berlaku lama. Kalau masa berlakunya sudah lewat, kamu biasanya tidak bisa sekadar mengganti, melainkan membuat SIM baru dengan syarat dan biaya berbeda. Cek juga ketentuan Satpas di wilayahmu: apakah surat keterangan sehat dan hasil tes psikologi tetap diminta untuk penggantian karena hilang, karena praktiknya berbeda antar daerah. Aplikasi Digital Korlantas POLRI bisa membantu mengecek layanan dan lokasi, meski fitur untuk SIM hilang bisa berbeda, jadi konfirmasi lewat kanal resmi Satpas setempat sebelum datang.

  4. Siapkan KTP, surat kehilangan, dan berkas pendukung

    Dokumen inti untuk SIM pengganti biasanya: KTP asli sesuai nama di SIM beserta fotokopinya, surat kehilangan dari kepolisian, dan fotokopi SIM lama kalau kamu masih menyimpannya. Nama di KTP dan SIM harus sama. Kalau Satpas daerahmu meminta, siapkan juga surat keterangan sehat dari dokter atau klinik, dan hasil tes psikologi yang kini sering menjadi syarat layanan SIM. Sebagian Satpas menyediakan layanan tes kesehatan dan psikologi di sekitar lokasi, jadi tanyakan apakah bisa sekalian di tempat. Bawa map berisi fotokopi semua dokumen supaya petugas mudah memberkasnya. Karena syarat bisa berbeda antar wilayah, cek ketentuan terbaru ke Satpas setempat lebih dulu supaya tidak kurang berkas.

  5. Datang ke Satpas dan isi formulir SIM pengganti

    Penerbitan SIM pengganti diurus di Satpas, satuan yang mengelola administrasi SIM. Layanan cepat seperti SIM keliling umumnya hanya melayani perpanjangan, bukan penggantian karena hilang, jadi untuk kasus ini kamu biasanya perlu ke Satpas induk, tapi cek dulu layanan di wilayahmu. Ambil nomor antrean, lalu minta dan isi formulir permohonan SIM pengganti di loket. Isi data sesuai dokumen resmi: nama, alamat, golongan SIM, dan nomor SIM lama kalau kamu tahu. Serahkan formulir bersama KTP, surat kehilangan, dan berkas pendukung lain. Datang lebih pagi supaya tidak kehabisan kuota layanan harian, apalagi menjelang siang yang biasanya ramai. Ikuti papan petunjuk atau tanya petugas soal urutan loketnya.

  6. Ikuti foto, verifikasi, dan bayar biaya resmi

    Karena SIM memuat foto, kamu umumnya perlu pengambilan foto dan verifikasi identitas di Satpas, jadi urusan ini tidak bisa sepenuhnya diwakilkan aplikasi. Petugas mencocokkan datamu dengan basis data SIM untuk memastikan kamu pemilik sah. Setelah berkas lengkap dan foto diambil, kamu diarahkan membayar biaya penerbitan di loket resmi. Besaran biaya penerbitan SIM, ditambah biaya surat sehat dan tes psikologi bila ada, berbeda antar daerah dan bisa berubah, jadi jangan berpatokan pada angka yang beredar di internet. Bayar sesuai tagihan di loket resmi dan simpan buktinya. Hindari calo yang menawarkan SIM jadi cepat dengan bayaran di luar jalur resmi, karena berisiko dan tidak sesuai ketentuan.

  7. Terima SIM baru, verifikasi datanya, dan arsipkan

    Saat SIM pengganti selesai, periksa fisiknya sebelum meninggalkan loket: nama, golongan, nomor SIM, foto, dan masa berlaku sudah benar dan tidak ada cetakan yang rusak. Kalau ada kesalahan, minta perbaikan saat itu juga karena jauh lebih mudah dibereskan di tempat. Ingat, SIM pengganti umumnya mengikuti masa berlaku SIM lama, jadi jangan kaget kalau tanggalnya tidak otomatis diperpanjang. Foto SIM baru sebagai arsip digital dan simpan di penyimpanan yang aman, supaya kalau hilang lagi kamu punya rujukan data lengkap. Catat tanggal jatuh tempo perpanjangan di kalender HP dengan pengingat beberapa minggu sebelumnya. Terakhir, simpan SIM terpisah dari dokumen penting lain supaya tidak lenyap sekaligus.

Pertanyaan yang sering ditanya

Apakah wajib membuat surat kehilangan dari polisi untuk SIM hilang?

Untuk SIM, surat kehilangan atau tanda lapor dari kepolisian umumnya menjadi syarat penerbitan penggantinya, jadi biasanya kamu perlu mampir dulu ke Polsek atau Polres terdekat sebelum ke Satpas. Ini berbeda dengan urusan KTP, yang di banyak daerah sudah tidak lagi mewajibkan surat kehilangan. Meski begitu, praktik dan syarat tambahan bisa berbeda antar wilayah dan bisa berubah, jadi cara paling aman adalah mengonfirmasi lebih dulu ke Satpas tempat kamu akan mengurus. Dengan bertanya di awal, kamu tahu persis surat dan berkas apa saja yang perlu disiapkan, sehingga tidak bolak-balik antara kantor polisi dan Satpas.

Berapa biaya mengurus SIM yang hilang?

Penerbitan SIM pengganti dikenai biaya resmi, dan kalau Satpas daerahmu meminta surat keterangan sehat serta tes psikologi, keduanya punya biaya tersendiri. Besaran biaya penerbitan berbeda menurut golongan SIM, berbeda antar daerah, dan bisa berubah, jadi panduan ini sengaja tidak menyebut angka pasti. Cara paling akurat adalah melihat tarif resmi yang berlaku di Satpas saat kamu mengurus, atau menanyakannya lebih dulu lewat kanal resmi. Yang perlu diwaspadai: kalau ada pihak yang meminta bayaran di luar loket resmi atau menawarkan jasa cepat berbayar, itu tidak sesuai ketentuan. Siapkan biaya resmi secukupnya dan simpan bukti pembayaran setelah selesai.

Bisakah mengurus SIM hilang lewat aplikasi atau online?

Sebagian layanan SIM, seperti perpanjangan, memang bisa lewat aplikasi Digital Korlantas POLRI. Namun untuk SIM yang hilang, kamu umumnya tetap perlu datang karena ada pengambilan foto dan verifikasi identitas yang tidak bisa sepenuhnya digantikan aplikasi. Selain itu, banyak Satpas meminta surat kehilangan dari kepolisian sebagai syarat penggantian, yang juga diurus secara langsung. Jadi meski kamu bisa mengecek layanan, lokasi, dan sebagian proses lewat aplikasi, khusus SIM hilang siapkan diri untuk hadir di Satpas. Fitur aplikasi bisa berubah dari waktu ke waktu, jadi ikuti panduan resmi dan konfirmasi ke Satpas setempat apakah ada bagian yang bisa kamu mulai dari rumah.

SIM saya hilang tapi masa berlakunya hampir atau sudah habis, bagaimana?

Ini menentukan jalur pengurusan. Kalau SIM masih berlaku, kamu mengurus SIM pengganti yang umumnya mengikuti masa berlaku lama, bukan otomatis diperpanjang. Kalau masa berlakunya sudah lewat, kamu biasanya tidak bisa sekadar mengganti, melainkan membuat SIM baru dengan alur, syarat, dan biaya tersendiri. Kalau tinggal sedikit waktu lagi menuju jatuh tempo, tanyakan ke Satpas apakah lebih efisien mengurus perpanjangan sekalian daripada hanya penggantian. Karena ketentuannya bisa berbeda antar wilayah, konfirmasikan dulu situasimu ke Satpas setempat supaya kamu tidak salah jalur. Bawa fotokopi SIM lama kalau ada, karena membantu petugas memastikan masa berlaku dan golongan SIM-mu.

Bisakah mengurus SIM hilang di luar kota atau di luar domisili?

SIM berlaku secara nasional, dan sebagian layanan SIM kini bisa diakses lintas wilayah, tapi ketentuan untuk penggantian karena hilang bisa berbeda tergantung kebijakan dan kesiapan sistem setempat. Ada Satpas yang bersedia melayani pemohon dari luar domisili, ada yang mengarahkan sesuai data penerbit SIM. Langkah paling aman adalah menghubungi Satpas di kota tempatmu berada sekarang untuk menanyakan apakah bisa dilayani beserta syaratnya. Kalau tidak memungkinkan, tanyakan opsi lain, misalnya mengurus saat kembali ke daerah asal. Karena informasi seperti ini sering diperbarui, andalkan kanal resmi Satpas atau kepolisian, bukan janji instan dari perantara yang meminta bayaran tambahan.

Apakah perlu tes kesehatan dan tes psikologi lagi untuk SIM pengganti?

Tergantung daerah dan kebijakan Satpas. Untuk pembuatan SIM baru dan perpanjangan, surat keterangan sehat dan hasil tes psikologi kini umum menjadi syarat. Untuk penggantian karena hilang, sebagian Satpas tetap memintanya, sebagian tidak, jadi jangan berasumsi. Cara paling hemat waktu adalah menanyakan lebih dulu ke Satpas tempat kamu akan mengurus, apakah kedua tes itu diperlukan untuk kasus SIM hilang. Kalau diminta, sebagian lokasi menyediakan layanan tes di sekitar Satpas sehingga bisa sekalian. Menyiapkan berkas sesuai jawaban resmi membuatmu tidak bolak-balik hanya karena satu surat kurang, dan tidak membuang biaya untuk tes yang ternyata tidak diperlukan.

SIM hilang bersama KTP dan dompet, apa yang harus segera diamankan?

Prioritaskan mengamankan identitas dan uangmu. Kalau kartu ATM ikut hilang, blokir lewat aplikasi resmi bank atau kantor cabang. Data KTP bisa disalahgunakan untuk mendaftar pinjaman online atau membuka akun atas namamu, jadi pantau notifikasi rekening dan tolak tegas tagihan yang tidak kamu ajukan. Ingat aturan yang tidak berubah: bank dan instansi resmi tidak pernah meminta kode OTP lewat telepon atau pesan, jadi siapa pun yang memintanya patut dicurigai sebagai penipu. Catat semua dokumen yang lenyap, termasuk SIM, KTP, dan STNK, lalu urus paralel. Satu kali ke kantor polisi sering bisa mencakup beberapa surat kehilangan sekaligus supaya lebih hemat waktu.